Banyak Bersyukur

Banyak Bersyukur

Membiasakan lisan untuk banyak bersyukur dan memuji Allah atas nikmatNya yang tak terhitung jumlahnya. Allah Ta’ala berfirman; Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.” (QS. Ibrahim: 7)   Sumber: IG @fikihmuamalatkontemporer

Continue reading →

Dua Kali Membeli Surga

Dua Kali Membeli Surga

Mengenai kedermawanannya, Abu Hurairah berkata, Utsman bin Affan sudah membeli surga dari Rasulullah dua kali. Pertama, saat mendarmakan hartanya untuk mengirimkan pasukan ke medan perang. Kedua, ketika membeli sumber air (dari Ruma). (Al Mustadrak Ala As-Shahihain, no. 4626) Sumber: IG @radiotarbiyahsunnah

Continue reading →

Tanpa Riba Kok Pakai BI Checking?

Tanpa Riba Kok Pakai BI Checking?

Kami sering mendapat pertanyaan seperti ini, “Tanpa riba kok pakai BI Checking?” Justru kami akan balik bertanya. Apa hubungannya BI checking dan riba? Apa BI checking itu melanggar syariat Islam dalam bermuamalah? Jika ada orang yang belum pernah Anda kenal sebelumnya, kemudian orang tersebut ingin berhutang kepada Anda. Apakah Anda akan langsung saja memberikan hutang …

Continue reading →

Demi Gengsi Rela Nge-Riba

Demi Gengsi Rela Nge-Riba

Kita berada di zaman,⁣ dimana banyak orang yang rela menyusahkan diri demi sebuah gengsi⁣ Susah di dunia, bayar cicilan kredit ribawi⁣ Susah di akhirat, karena besarnya dosa ribawi⁣ (Dikutip dari IG @boris.tan) ⁣ Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun melaknat para rentenir (pemakan riba), yang mencari pinjaman dari riba, bahkan setiap orang yang ikut menolong …

Continue reading →

Magnet-Magnet Rezeki

Magnet-Magnet Rezeki

Bertaqwa Mendekatkan diri kepada Allah Taala dengan menjalankan ketaatan, mematuhi perintahNya dan menjauhi hal-hal yang membuatNya murka. Allah Ta’ala berfirman;“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberi-nya rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (Ath-Thalaq: 2-3)   Sumber: IG @fikihmuamalatkontemporer

Continue reading →

Hanya Ada Waktu Sisa Untuk Belajar Agama

Hanya Ada Waktu Sisa Untuk Belajar Agama

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah Ta’ala membenci semua orang yang berkata keras, kasar, lagi sombong; orang yang rakus tetapi pelit; orang yang bersuara gaduh, suka berdebat dan juga sombong di pasar; orang yang tidak pernah bangun malam (tidur sepanjang malam); hanya sibuk dengan dunia di waktu siang; sangat pandai dengan urusan dunia; …

Continue reading →

Selektif Memilih Teman

Selektif Memilih Teman

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,  “Seseorang itu sesuai dengan agama sahabatnya. Oleh karena itu, perhatikanlah siapa yang menjadi sahabat kalian.” (HR. Abu Dawud no. 4833 dan Tirmidzi no. 2378. Dinilai hasan oleh Syaikh Al-Albani). Seseorang sangat butuh lingkungan dan pergaulan yang baik, agar dapat senantiasa istiqomah dalam melaksanakan ketaatan dan ibadah kepada Allah Ta’ala, …

Continue reading →

Beda Antara Penghafal Al-Qur’an Dengan Ulama

Beda Antara Penghafal Al-Qur’an Dengan Ulama

Akan datang satu zaman di tengah umatku, yang di sana ada banyak penghafal Al-Qur’an, sedikit ulama, ilmu dicabut, dan banyak terjadi kekacuan.”  (HR. Thabrani di dalam al-Ausath, 3:319. Kata al-Haitsami, “Dalam sanadnya ada Ibnu Lahaiah; dia dhaif.”) Salah satu ciri ulama adalah memiliki banyak hafalan Al-Qur’an. Namun, tidak semua penghafal Al-Qur’an adalah ulama. Syaikh Hamud …

Continue reading →

Sudahkah Persahabatanmu Sesuai Dengan Ajaran Islam?

Sudahkah Persahabatanmu Sesuai Dengan Ajaran Islam?

Allah Ta’ala berfirman di dalam hadis qudsi, “Kecintaan-Ku wajib bagi orang-orang yang saling mencintai karena Aku, orang-orang yang saling berteman karena Aku (orang-orang yang saling mengunjungi karena Aku), dan orang orang yang saling berkorban karena Aku.” (HR. Ahmad no. 22030 dan Malik dalam Muwattha’-nya no. 2/953) Ikatan persaudaraan, dengan asas agama Islam bukanlah sekadar omong …

Continue reading →

Akad Murabahah Yang 100% Syariah (bagian 2)

Akad Murabahah Yang 100% Syariah (bagian 2)

Sambungan dari: Akad Murabahah Yang 100% Syariah (bagian 1) Tahap kedua: pihak lembaga keuangan syariah membeli barang yang dipesan oleh nasabah untuk dirinya dan bukan atas nama pemesan. Biasanya dibeli dengan cara tunai. Setelah dibeli, barang harus diterima terlebih dahulu oleh lembaga sebelum dijual kepada nasabah. Sering terjadi kesalahan dalam praktik murabahah tahap ini, pihak …

Continue reading →

Copyright © 2026 SolusiHijrah