Salsa Grosir dan Ritel

Bidang Usaha: Ritel

Nilai Investasi:
Rp 1.358.000.000,00

Dana Terkumpul
100%

Batas Waktu:
Selesai

Jumlah Investor:
163

Total saham yang dibagikan ke investor
35%

Rata-rata dividen yield (%) / tahun berdasarkan historis
20 – 32%

Total keuntungan / tahun berdasarkan historis
Rp 343.356.541 – 420.128.459

Waktu balik modal berdasarkan historis
37 – 45 bulan

Jangka waktu pembagian keuntungan dari pengelola
1 Bulan

Saat ini bisnis retail merupakan jenis usaha yang punya potensi untuk terus di kembangkan dengan lebih banyak konsep dan telah terbukti bertahan di masa sulit saat pandemi Covid-19. Saat pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia, banyak usaha atau UKM yang harus tutup atau minimal pengurangan karyawan, karena kebijakan PSBB dari pemerintah dalam upaya menekan penyebaran virus Covid-19. Usaha retail merupakan salah satu usaha yang tetap mendapatkan ijin pemerintah untuk tetap beroperasi saat kebijakan PSBB selama pandemi, karena produk yang dijual usaha retail adalah kebutuhan pokok masyarakat seperti sembako, consumer goods, kue kering, buah dan sayuran. Prospek bisnis retail juga telah dibuktikan oleh brand-brand nasional, yang terus melebarkan sayapnya di seluruh nusantara. Dengan konsep yang sedikit berbeda, adanya value lebih yang bisa disuguhkan untuk semua konsumen. Salah satu bisnis Ritel yang saat ini terus bertransformasi yaitu Salsa. Salsa merupakan perusahaan Usaha Kecil Menengah yang bergerak di bidang perdagangan makanan (consumer goods) secara grosir dan retail seperti grosir snack, buah & sembako, Salsa juga menyediakan kebutuhan harian lainnya seperti (home care & personal Care).

Profil Business Owner

Bapak Nur Adi Purnomo adalah Business Owner dari SALSA, beliau kelahiran Kota Banyumas, 22 April 1980. Nama Salsa diambil dari putra pertama Founder sekaligus Owner Salsa Group, yaitu bapak Nur Adi Purnomo. Namun kini SALSA telah bertransformasi menjadi toko grosir yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat. SALSA hadir di lokasi yang strategis yakni di pusat ekonomi Banyumas. Potensi bisnis SALSA tak hanya melalui bisnis B2C tapi juga B2B. Bisnis yang SALSA jalankan melalui bisnis B2B & B2C, yaitu merupakan pedagang kecil dan masyarakat langsung. Menurut data BPS kabupaten Banyumas 2020 Jumlah penduduknya 240.128 jiwa di Oktober tahun 2020. Dengan Pendapatan Perkapita rata-rata sebesar 2 juta rupiah, area kampus (Unsoed), beberapa perumahan dan perkantoran. SALSA menyediakan produk yang sangat lengkap untuk kebutuhan pokok masyarakat yaitu snack dan kue kering, buah lokal dan import, sembako dan layanan PPOB. Pihak Business Owner yakin bisnis retail yang saat ini di kelola dapat bersaing dengan brand nasional dan bisa diterima semua segment baik dari wilayah pedesaan ataupun perkotaan.

Pada kesempatan yang menarik ini, PT Usaha Besar Bersama Satu melakukan kerjasama dengan Bizhare dan mengajak investor untuk bersama sama menjadi bagian dari keluarga besar SALSA dan merasakan menjadi pemilik dari perusahaan Ritel ini.

Kategori Bisnis
Ritel

Penerbit
PT Usaha Besar Bersama

Sistem Pengelolaan
Auto Pilot

Skema Bisnis
Holding

Nilai Investasi
Rp 1.358.000.000,00

Minimum Investasi / Lembar Saham
Rp 50.000,00

Jenis Akad
Mudharabah

Alamat : Jl KH. Agus Salim Kelurahan Karangpucung, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas

Salsa Grosir dan Ritel berada di lokasi perumahan padat penduduk, sehingga menjadi targert market yang potensial untuk Salsa Grosir dan Ritel, menjadi pilihan yang tepat untuk belanja aneka kebutuhan Rumah Tangga, mulai dari buah, beras, telur, minyak hingga snack. Hadir dengan barang yang lengkap dan harga murah, Salsa Grosir dan Ritel siap melayani kebutuhan masyarakat.

PT. Graha Indomedia Telekomunika

Jl. Kembar 1 No 53 Bandung

Apartemen Sudirman Park Tower B Unit 210A
Jl. K.H Mas Mansyur Kav 35 Jakarta Pusat